Bangun Empati dan Kepedulian, PWPA Kartini Turun Langsung Edukasi Anti Bullying di Sekolah Dasar

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung , 21–22 Januari 2026 —
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (PWPA) Kartini menggelar Program Anti Bullying di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap perlindungan anak serta upaya pembentukan karakter sejak usia dini.

Program tersebut telah sukses dilaksanakan di dua sekolah, yakni SDN 268 Panyileukan pada 21 Januari 2026 dan SDN 068 Sindanglaya pada 22 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar siswa, tenaga pendidik, serta lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan ramah anak.

Ketua DPP PWPA Kartini menegaskan bahwa Program Anti Bullying bertujuan memberikan edukasi komprehensif mengenai bahaya perundungan, dampak psikologis yang ditimbulkannya, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong keberanian anak untuk berbicara dan melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang. Anti bullying bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” tegas perwakilan DPP PWPA Kartini dalam keterangannya.

Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, para siswa diajak memahami nilai empati, toleransi, dan solidaritas sosial, sementara guru dan pihak sekolah diberikan penguatan peran dalam pencegahan serta penanganan kasus perundungan secara dini.

DPP PWPA Kartini menyatakan bahwa program ini akan terus berlanjut dan diperluas ke SD Negeri lainnya di seluruh Kota Bandung sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam perlindungan hak anak dan pemberdayaan perempuan.

Dengan terselenggaranya Program Anti Bullying ini, DPP PWPA Kartini berharap dapat berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berani, dan menjunjung tinggi nilai saling menghormati.
*** (E.S)

Berita Terkait

Disuruh Polisi Nangkap Maling Malah Jadi Tersangka, Ratusan Masyarakat Akan Demo Minta Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Dicopot
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima
Pers sebagai Sosial Kontrol, Kesbangpol KBB Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi
Jika Aparat Kalah oleh Tekanan Massa, Pajri: Maka Negara Kalah oleh Bandar Narkoba
Bandung bjb Tandamata Umumkan Skuad Proliga 2026
Wartawan Menanam Harapan: SWI Dorong Program Nabung Pisang dan Nabung Ayam untuk Rakyat Desa
Memeluk yang Terpinggirkan: Komitmen BAZNAS RI dan SLBN Cicendo Muliakan Hak Ibadah Tuli Lewat ToT Al-Qur’an Isyarat
Kritik Pedas AWIBB Jabar: “Dinas Pendidikan Seakan Tutup Mata Atas Oknum Guru Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:07 WIB

Disuruh Polisi Nangkap Maling Malah Jadi Tersangka, Ratusan Masyarakat Akan Demo Minta Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Dicopot

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:12 WIB

Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Senin, 9 Februari 2026 - 07:34 WIB

Pers sebagai Sosial Kontrol, Kesbangpol KBB Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:59 WIB

Bangun Empati dan Kepedulian, PWPA Kartini Turun Langsung Edukasi Anti Bullying di Sekolah Dasar

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:09 WIB

Jika Aparat Kalah oleh Tekanan Massa, Pajri: Maka Negara Kalah oleh Bandar Narkoba

Senin, 1 Desember 2025 - 20:14 WIB

Wartawan Menanam Harapan: SWI Dorong Program Nabung Pisang dan Nabung Ayam untuk Rakyat Desa

Senin, 1 Desember 2025 - 15:47 WIB

Memeluk yang Terpinggirkan: Komitmen BAZNAS RI dan SLBN Cicendo Muliakan Hak Ibadah Tuli Lewat ToT Al-Qur’an Isyarat

Jumat, 24 Oktober 2025 - 06:30 WIB

Kritik Pedas AWIBB Jabar: “Dinas Pendidikan Seakan Tutup Mata Atas Oknum Guru Tersangka

Berita Terbaru